Wednesday, May 16, 2012

BERSHALAWAT UNTUK RASULULLAH SAW


>>)§(<<


Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk NabiHai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.::QS Al Ahzaab 56::.Semoga shalawat Allah terlimpah untukmu Wahai tokoh petunjukSelama orang yang rindu menemuimuDan semoga shalawat kami sepenuh bumiTercurahkan kepadamuDan hati kami lebur mengingatmuMembaca shalawat untuk Nabi Muhammad SAW akan menjadi penerang bagi penglihatan cahaya bagi mata hati, membawa kebahagiaan bagi hati, kesenangan bagi jiwa dan kesejukan bagi hati.Membaca shalawat untuk Nabi SAW tak ubahnya bak misik dalam majelis-majelis pertemuan, keharuman dalam kehidupan, kesucian dalam masa dan keindahan dalam zaman.Ia dapat melenyapkan segala kesulitan dan mengusir semua kesedihan.Bershalawat untuk Nabi dapat mendatangkan kegembiraan, melapangkan dada, makin menyempurnakan perhiasan dan membesarkan cahaya.Dengan bershlawat, menjadi indahlah nuansa perbincangan pada malam hari, menjadi nikmatlah pembicaraan dan dapat diraih kerinduan dan keberkatan, serta ketenangan pun diturunkan.Bershalawat untuk Nabi SAW merupakan pertanda cinta, saksi mengikuti jejak, bukti berpihak, petunjuk kebaikan dan jalan kemenangan.Rasul SAW telah bersabda:Barang siapa bershalawat untukku sekali, niscaya Allah akan membalasnya sepuluh kali, meninggikannya sepuluh derajat, mencatatkan baginya sepuluh kebaikan dan menghapuskan darinya sepuluh keburukan.:: Hadits diketengahkan oleh An Nasa'i dalam Sunanul Kubra 9890dan dalam 'Amalul Yaum wal Lailah 63, melalui Anas bin Malik ra ::.Rasul SAW bersabda:Perbanyaklah oleh kalian membaca shalawat untukku pada malam Jum'at dan siang harinya.:: Hadits diketengahkan oleh Ibnu 'Adiy dalam Al Kamil 3/102, Al Baihaqi dalam Sunanul Kubra 5790 dan Syu'abul Iman 3030melalui Anas bin Malik dalam Kasyful Khafa 1/190 ::.Rasul SAW bersabda pula:Merugilah orang yang disebutkan diriku dihadapannya, lalu ia tidak mau bershalawat untukku...:: Hadits diketengahkan oleh Ahmad 7402, Tirmidzi 3545 dan Al Hakim 2016 ::.Dalam sebuah Hadits yang berpredikat marfu' sehubungan dengan membaca shalawat ini disebutkan sebagai berikut:Orang kikir itu ialah seseorang yang disebutkan dihadapannya namaku, lalu ia tidak mau bershalawat untukku.:: Hadits diketengahkan oleh Ahmad 1738 dan Tirmidzi 3546melalui 'Ali ra; lihat Kasyful Khafa 1/332 ::.Dalam sebuag atsar disebutkan sebagai berikut:Sesungguhnya Allah mempunyai malaikat-malaikat yang mengembara dibumi yang bertugas menyampaikan salam kepadaku dari umatku.:: Hadits diketengahkan oleh Ahmad 3657, 4198, Nasa'i 1282, Ad Darimi 2774, Al Hakim 3576 melalui 'Abdullah bin Mas'ud ra ::.Ketika 'Ubay bin Ka'b berkata:"aku akan menjadikan shalawatku semuanya untukmu,"maka beliau SAW menjawab:Kalau begitu, akan diampunilah semua dosamu dan dihindarkanlah kamu dari kesedihanmu.:: Hadits diketengahkan oleh Imam Tirmidzi 2457 ::.Membaca shalawat dilakukan saat membaca tasyahhud awal dan tasyahhud akhir, saat disebutkan nama beliau dalam khutbah Jum'at, hari raya, istisqa dan dalam khutbah nikah.Membaca shalawat juga dilakukan saat berada di majelis ilmu, dalam nasihat, ketika membaca kitab dan rislah, saat melakukan perjanjian dan kesepakatan, saat bersua dengan orang-orang yang dikasihi dan saat berpamitan.Shalawat juga dibaca saat berdo'a, saat melakukan dzikir pagi dan petang, saat mendapat kesedihan, saat muncul beruntunnya kecemasan, kehilangan arah tujuan, mendapat kesulitan yang bertumpuk dan mendapat musibah, saat beroleh berita gembira, saat menulis buku mensyarahi Hadits, serta saat menulis perjalanan hidup Nabi SAW dan menuturkan berita dan kisahnya; dan masih banyak munasabah lainnya yang memerlukan bacaan shalawat sebelum memulainya.Semoga Allah melimpahkan shalawatNya kepada Nabi SAW selama bunga menebarkan wewangiannya;burung mengeluarkan kicauannya dan mentari dengan seluruh keindahannya.Semoga shalawat terlimpahkan kepada beliau SAW selama angin sepoi-sepoi masih berhembus, selama air mata takut masih mengalir dan selama wajah masih cerah berseri.Semoga shalawat terlimpahkan kepada beliau SAW selama malam dan siang silih berganti, hujan masih turun deras, buah-buahan bergelayutan dengan dekatnya dan pohon-pohon masih bergoyang.Semoga shalawat terlimpahkan kepada beliau SAW selama bintang-bintang masih terlihat, awan masih tebal, kesedihan terusir, serta berita berbagai ilmu masih dibacakan.


>>)§(<<

Sunday, May 6, 2012

Alunan sholawat suara emas gus Dur (haul I gus Dur)



Gus Dur (Abdurrahman Wahid), pasti kita sudah mengenal beliau. Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sosok beliau yang sarat pemikiran cemerlang. Salah satu kenang-kenangan dari Gus Dur adalah Syi’ir ‘tanpo waton’. Syi’ir (Syair) ini merupakan sedikit oleh-oleh pemikiran islam beliau bagi segenap umat islam pada khususnya.


Gus Dur
Dalam syi’ir ini, beliau berbagi ilmu, kritik bagi sesama muslim, dan banyak hal yang beliau berikan dalam beberapa baris syair. Dari ajakan untuk tidak sekedar membaca Al-Qur’an, namun juga seharusnya kita belajar memahami isinya. Mengkritisi pihak-pihak yang (suka) mengkafirkan orang lain namun tidak memperhatikan kekafiran dirinya sendiri. Dan masih banyak pesan lainnya bagi kita semua.
Sebelumnya, mungkin sudah ada yang posting tentang syi’ir ini di kompasiana. Namun kiranya posting saya ini dapat juga bermanfaat bagi semua. Pemikiran Gus Dur terus dikembangkan dan dipelajari, ada banyak tokoh yang konsisten meneruskan pemikiran beliau, dan melalui facebook, Bapak A.S Hikam berusaha menjaganya disini. Bagi yang berminat untuk mendengarkan alunan Syi’ir Tanpo Waton dengan suara (Alm) Gus Dur dan jama’ah dapat download disini. Dan berikut adalah lirik Syi’ir Tanpo Waton tersebut yang saya copas dari Ustadz Dafid Fuadi.
أَسْتَغْفِرُ اللهْ رَبَّ الْبَرَايَا     *    أَسْتَغْفِرُ اللهْ مِنَ الْخَطَايَا
رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا نَافِعَا     *       وَوَفِّقْنِي عَمَلاً صَالِحَا
ياَ رَسُولَ اللهْ سَلاَمٌ عَلَيْكْ      *    يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَ الدَّرَجِ
عَطْفَةً يَّاجِيْرَةَ الْعَالَمِ      *   ( يَا أُهَيْلَ الْجُودِ وَالْكَرَمِ


Ngawiti ingsun nglaras syi’iran …. (aku memulai menembangkan syi’ir)
Kelawan muji maring Pengeran …. (dengan memuji kepada Tuhan)

Kang paring rohmat lan kenikmatan …. (yang memberi rohmat dan kenikmatan)

Rino wengine tanpo pitungan 2X …. (siang dan malamnya tanpa terhitung)
Duh bolo konco priyo wanito …. (wahai para teman pria dan wanita)

Ojo mung ngaji syareat bloko …. (jangan hanya belajar syari’at saja)

Gur pinter ndongeng nulis lan moco … (hanya pandai bicara, menulis dan membaca)

Tembe mburine bakal sengsoro 2X …. (esok hari bakal sengsara)
Akeh kang apal Qur’an Haditse …. (banyak yang hapal Qur’an dan Haditsnya)

Seneng ngafirke marang liyane …. (senang mengkafirkan kepada orang lain)

Kafire dewe dak digatekke …. (kafirnya sendiri tak dihiraukan)

Yen isih kotor ati akale 2X …. (jika masih kotor hati dan akalnya)


Gampang kabujuk nafsu angkoro …. (gampang terbujuk nafsu angkara)

Ing pepaese gebyare ndunyo …. (dalam hiasan gemerlapnya dunia)

Iri lan meri sugihe tonggo … (iri dan dengki kekayaan tetangga)

Mulo atine peteng lan nisto 2X … (maka hatinya gelap dan nista)
Ayo sedulur jo nglaleake …. (ayo saudara jangan melupakan)

Wajibe ngaji sak pranatane … (wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)

Nggo ngandelake iman tauhide … (untuk mempertebal iman tauhidnya)

Baguse sangu mulyo matine 2X …. (bagusnya bekal mulia matinya)
Kang aran sholeh bagus atine …. (Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya)

Kerono mapan seri ngelmune … (karena mapan lengkap ilmunya)

Laku thoriqot lan ma’rifate …. (menjalankan tarekat dan ma’rifatnya)

Ugo haqiqot manjing rasane 2 X … (juga hakikat meresap rasanya)
Al Qur’an qodim wahyu minulyo … (Al Qur’an qodim wahyu mulia)

Tanpo tinulis biso diwoco … (tanpa ditulis bisa dibaca)

Iku wejangan guru waskito … (itulah petuah guru mumpuni)

Den tancepake ing jero dodo 2X … (ditancapkan di dalam dada)
Kumantil ati lan pikiran … (menempel di hati dan pikiran)

Mrasuk ing badan kabeh jeroan …. (merasuk dalam badan dan seluruh hati)

Mu’jizat Rosul dadi pedoman …. (mukjizat Rosul(Al-Qur’an) jadi pedoman)

Minongko dalan manjinge iman 2 X … (sebagai sarana jalan masuknya iman)
Kelawan Alloh Kang Moho Suci … (Kepada Alloh Yang Maha Suci)

Kudu rangkulan rino lan wengi ….. (harus mendekatkan diri siang dan malam)

Ditirakati diriyadohi … (diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas)

Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X … (dzikir dan suluk jangan sampai lupa)
Uripe ayem rumongso aman … (hidupnya tentram merasa aman)

Dununge roso tondo yen iman … (mantabnya rasa tandanya beriman)

Sabar narimo najan pas-pasan … (sabar menerima meski hidupnya pas-pasan)

Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X … (semua itu adalah takdir dari Tuhan)
Kelawan konco dulur lan tonggo … (terhadap teman, saudara dan tetangga)

Kang podho rukun ojo dursilo … (yang rukunlah jangan bertengkar)

Iku sunahe Rosul kang mulyo … (itu sunnahnya Rosul yang mulia)

Nabi Muhammad panutan kito 2x …. (Nabi Muhammad tauladan kita)
Ayo nglakoni sakabehane … (ayo jalani semuanya)

Alloh kang bakal ngangkat drajate … (Allah yang akan mengangkat derajatnya)

Senajan asor toto dhohire … (Walaupun rendah tampilan dhohirnya)

Ananging mulyo maqom drajate 2X … (namun mulia maqam derajatnya di sisi Allah)
Lamun palastro ing pungkasane … (ketika ajal telah datang di akhir hayatnya)

Ora kesasar roh lan sukmane … (tidak tersesat roh dan sukmanya)

Den gadang Alloh swargo manggone … (dirindukan Allah surga tempatnya)

Utuh mayite ugo ulese 2X … (utuh jasadnya juga kain kafannya)


ياَ رَسُولَ اللهْ سَلاَمٌ عَلَيْكْ       *          يَا رَفِيْعَ الشَّانِ وَ الدَّرَجِ
عَطْفَةً يَّاجِيْرَةَ الْعَالَمِ       *           يَا أُهَيْلَ الْجُودِ وَالْكَرَمِ
Semoga bermanfaat,